Program studi doktor S-3 TIP mengacu pada 5 pilar kebijakan pengembangan proses pembelajaran UGM, yaitu materi pembelajaran lebih didekatkan dengan persoalan nyata, identifikasi persoalan dan strategi penyelesaian, integrasi disiplin ilmu yang saling mendukung, perspektif Internasional yang berbasis pemahaman keunggulan nasional, pemanfaatan optimal teknologi informasi, dan komunikasi dan inovasi dalam peningkatan kreativitas.
Kebidangan Program Studi S-3 Teknologi Industri Pertanian (Agro-industrial Technology) menitikberatkan pada kebidangan yang dipelajari dan dikembangkan di sektor industri pertanian. Bidang ilmu ini menitikberatkan pada penggunaan asas-asas teknologi rekayasa, manajemen dan sistem pada agroindustri yang dimulai dari penanganan bahan baku, proses produksi hingga hilirisasinya dalam kerangka sebagai suatu sistem intgeratif. Proses yang dilalui dari agroindustri ini adalah dalam kerangka penciptaan nilai tambah dan inovasi sehingga terbentuk keunggulan kompetitif secara berkelanjutan (sustainability). Adapun kebidangan dari 6 Laboratorium yang juga merupakan fasilitas dari Departemen Teknologi Industri Pertanian UGM adalah sebagai berikut:
-
Laboratorium Analisis dan Simulasi Sistem Industri
Kompetensi: Kemampuan dalam bidang analisis dan simulasi sistem industri melalui penguasaan teknik baku penelitian operasional, matematika, bahasa program, teknik optimasi dan simulasi.
-
Laboratorium Bioindustri
Kompetensi: Kemampuan di bidang bioindustri melalui penguasaan keilmuan yang terkait di bidang biologi untuk kegiatan di bidang industry dan mengevaluasi aspek kimia bahan pangan.
-
Laboratorium Analisa Mutu dan Standardisasi
Kompetensi: Mendemonstrasikan pengujian dan pengukuran standar pada produk agroindustri dan menggunakan pengetahuan ilmu dasar, statistik deskriptif, dan inferensial, teknik sampling dalam menyelesaikan permasalahan mutu dan standardisasi agroindustri.
-
Laboratorium Reka Industri dan Pengendalian Produk Samping
Kompetensi: Mengetahui dan memahami rekayasa proses dan mengetahui penanganan bahan sisa.
-
Laboratorium Manajemen Sistem Industri
Kompetensi: Kemampuan dalam bidang manajemen sistem industri melalui penguasaan keilmuan manajemen dan ekonomi, organisasi bisnis, analisis kuantitatif, dan kualitatif.
-
Laboratorium Sistem Produksi
Kompetensi: Mendesain, menerapkan, mengendalikan sistem produksi dan distribusi industri pertanian dengan mempertimbangkan faktor produktivitas.